Cara Kilat dan Aman untuk Langsing

Dapatkan perut rata tanpa perlu kelaparan dan berkeringat.

Cara Kilat dan Aman untuk Langsing
Foto: iStockPhoto
Siapa yang tak mau punya perut rata? Impian menjadi ramping ini yang sering membuat para wanita tidak pikir panjang untuk melakukan segala cara kilat yang kadang berbahaya. Idealnya, untuk memiliki perut rata yang aman dan tahan lama, kita harus berolahraga rutin dan menjalankan pola makan yang sehat.
“Perut adalah bagian tubuh yang paling cepat bereaksi terhadap perubahan pola makan. Jika ingin terlihat lebih langsing dengan cepat, hindari sayuran bergas, garam, minuman berkarbonasi, permen karet dan makanan yang menggunakan gula sintetis, “ jelas Erin Palinski, RD dan personal trainer bersertifikat.
Asupan-asupan ini akan memicu terjadinya retensi air dan kembung. Jika normalnya kita punya 3 waktu makan besar setiap hari, coba pangkas porsi menjadi setengahnya dan makanlah porsi yang lebih kecil itu setiap 2-3 jam sekali.
Jika mau mendapatkan perut ramping dengan kilat dan aman, coba trik ini :
1. Berpakaian ala si Langsing.
Pakaian yang tepat dapat melipatgandakan efek pelangsingan. Berikut beberapa tip dari Meg Goldman, stylist asal New York City yang berpengalaman ‘mendadani’ wanita dari berbagai bentuk badan dan ukuran ini :
  • Pilih bahan yang tepat.  Hindari baju dengan bahan Lycra dan stretch yang dapat menonjolkan lekuk lemak kita. Pilihlah baju dengan bahan katun atau sutera yang bisa memberikan efek langsing dan bukan ‘menempel’ serta membentuk tubuh.
  • Belilah baju terusan atau wrap dress (pakain model kimono). Mengenakan baju terusan akan menonjolkan bagian tangan dan kaki kita, agar orang tidak terlalu fokus ke bagian perut. Sedangkan wrap dress bisa membentuk pinggang dan menonjolkan bagian leher dan payudara Anda yang indah.
  • Gunakan atasan yang tepat. Atasan kaus dengan leher bulat dan diberi sentuhan kalung akan mengantarkan pandangan mata ke wajah, dan menjauh dari lemak yang ada di perut dan pinggang. Atasan dengan sedikit aksen kerut di bagian tengah juga baik untuk membuang pandangan orang dari perut kita.
  • Pakailah sabuk lebar dan berwarna gelap. Trik ini akan memisahkan bagian pinggang dan payudara, dan membuat mata untuk lebih fokus ke tubuh bagian payudara ke atas.
  • Bermainlah dengan pola. Motif bunga dan geomteri dapat menyamarkan ‘tonjolan’ dan lemak yang ada di tubuh kita. Kenakan atasan corak bunga dengan bawahan berwarna gelap untuk memberikan kesan ramping di bagian bawah.
2. Tidurlah lebih cepat.
Agar kita tidak ‘hilaf’ makan keesokan harinya. Pola makan yang benar dan olahraga rutin akan memangkas stres dan lemak perut, asalkan kita mendapatkan jam tidur yang cukup. Kurang tidur bisa tingkatkan hormon ‘stres’ kortisol dan dibarengani dengan lemak perut. “Ada hubungan yang jelas antara kurangnya tidur, dengan meningkatnya hormon stres dan melonjaknya berat tubuh,” ujar Michele Olson, PhD, peneliti olahraga dari Auburn University.
Para peneliti Kanada menemukan orang dewasa yang biasanya hanya tidur 5-6 per malam akan mengalami kenaikan berat badan 10 kg lebih banyak, ketimbang orang dewasa yang tidur 7-8 jam per malam.
3. Semangka, makanan penutup perut rata.
Asam amino arginine dalam semangka bisa membantu penurunan berat badan, demikian temuan yang dimasukkan dalam Journal of Nutrition. Peneliti memasukkan arginine dalam makanan tikus yang gendut, dan setelah 3 bulan lemak tubuh turun hingga 64%. Menambahkan asam amino dalam piring makan akan meningkatkan proses oksidasi lemak dan glukosa, otot tanpa lemak (lean muscles) akan membakar kalori lebih banyak.
4. Makanlah secara perlahan.
Biasanya ketika stres datang, kita akan cenderung makan secara terburu-buru bahkan terhadap makanan sehat. Faktanya, kebiasaan ini akan membuat kita mengonsumsi porsi makan dan menimbun lemak perut lebih banyak.
Mengunyah secara perlahan, merasakan segala sensasi rasa dan memusatkan pikiran pada perut yang kenyang, mampu menurunkan kadar hormon kortisol dan rasa keinginan untuk makan lagi, ujungnya menjauhkan lemak dari perut, saran Elissa Epel, PhD, peneliti dari University of California. (Astrid Anastasia)

sumber : prevetionindonesia.com
Share on Google Plus

About Admin

Cara adalah blog referensi tentang berbagai cara cara yang kita butuh kan dalam kehidupan sehari. Semoga bisa menjadi sumber bacaan yang yang menyenangkan. Terima Kasih telah berkunjung. :D

0 comments:

Post a Comment